Selasa, 12 Juni 2012

Kenangan Palsu

Tiga Jam Tiga Detik


Teng, itu suara jam pertama
selamat datang dan terima kasih
uraikan niat tulus untuk berkenalan
hari hari baru akan datang

Mata lawan layar
jari lawan keyboard
harus kumenangkan demi melihatmu
harus kubiasakan untuk mengenalmu

Teng Teng, itu jam kedua
aku sudah memenangkan taruhan ini
imut,
aku melayang karena itu

Janji janji di hari minggu
semakin membuatku percaya padamu
semakin berharap untuk memilikimu
semakin yakin kau ada buatku

Teng Teng Teng, jam ketiga di hari Senin
harap harap cemas bagiku mendengarnya
kamu yang mana ?
kulihat wajah itu, wajah sama dengan perasaanku

Jalanan buatku sadar
ternyata jam ini rusak
aku terlalu berharap untuk tiga jam ini
jam mempermainkanku

Kusadari, cerita ini akan berakhir
kulihat jam di tanganmu, asa masih ada
tiga detik terakhir sebelum kepergianmu
demi bisikan, "aku akan menunggumu".



from Double R to Double R

Senin, 11 Juni 2012

Elegi pertama

Elegi di kelasku pagi ini

Bagaimana kabar kelasku pagi ini ?
hanya keceriaan di bawah atap yang mendung ?
atau mungkin cuma pagi bisu
atau mungkin sebuah masa lalu

aku dan sampanku coba menepi
relakan semua demi jadi saksi
riak air suasana membuatnya menyendiri
oh temanku yang sedang patah hati

ditengah kutemukan sepasang merpati
sepasang akan jadi dua pasang ?
dua pasang akan jadi tiga pasang ?
tiga pasang akan jadi empat pasang?

siapa yang peduli ?
yang kutahu hari ini temanku sedang patah hati

kudayung, kemudian berdiri dekat jendela
kubuang mata, telinga kubuang muka.
dan aku tak mau jadi saksi lagi
karna aku tak peduli

Ingin kututup pagi serta sunyi
dan ucapkan selamat tinggal pada elegi hari ini.